Iklan

618 CPNS Lembata Segera Ikut Latsar, Dijadwalkan Juni atau Juli 2026

Redaksi
Sabtu, 16 Mei 2026 | Sabtu, Mei 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T06:05:16Z
Lembata, detiksatu.com || Setelah penantian panjang, akhirnya sebanyak 618 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat kepastian terkait pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar).

Kepala BKPSDM Kabupaten Lembata, Said Kopong, mengatakan anggaran pelaksanaan Latsar telah tersedia melalui mekanisme mendahului perubahan APBD. 

Dia berkata, pihaknya masih menunggu konfirmasi jadwal dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTT.

“Anggaran sudah tersedia melalui mekanisme mendahului perubahan APBD. Jadwal kita sedang menunggu konfirmasi dari BPSDM Provinsi NTT. Permintaan kita Juni atau Juli,” kata Said Kopong saat dikonfirmasi pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 18.55 WITA.

“Rencananya di Kupang, sistem hybrid, online dan offline 3-5 hari di akhir Latsar,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 618 CPNS Kabupaten Lembata diketahui belum mengikuti Latsar sejak dinyatakan lulus CPNS pada 2025 lalu. 

Padahal, Latsar merupakan tahapan wajib yang harus diikuti setiap CPNS sebelum resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.

Kondisi tersebut sempat menuai keluhan dari sejumlah CPNS yang mempertanyakan kepastian jadwal pelaksanaan Latsar.

Salah seorang CPNS di Kabupaten Lembata yang meminta namanya tidak ditulis mengaku hingga kini belum ada kejelasan mengenai jadwal Latsar.

“Sampai sekarang belum Latsar juga, padahal 1 Juli 2026 harusnya sudah 100 persen PNS,” ujarnya kepada detiksatu pada Kamis, 9 April 2026.

Ia mengatakan, sebelumnya sebanyak 39 CPNS dari Dinas Pertanian Kabupaten Lembata telah lebih dahulu mengikuti Latsar.

Menurutnya, kebijakan tersebut diduga berkaitan dengan program prioritas Bupati Lembata di sektor “NTT” atau Nelayan, Tani, dan Ternak.

“Karena 01 (Bupati Lembata, red) punya program ‘NTT’ (Nelayan Tani Ternak), jadi mendahulukan CPNS di Dinas Pertanian 39 orang mengikuti pelatihan dasar,” ungkapnya.

Ia juga menilai kebijakan tersebut membuat CPNS lainnya harus menunggu lebih lama untuk memperoleh Surat Keputusan (SK) pengangkatan 100 persen sebagai PNS.

“Sedangkan kami yang lain ini harus menunggu kapan baru terima SK 100 persen? Sisa 618 ini bisa saja Latsar full online, tidak perlu ke Kupang juga tidak apa-apa. Ada kabupaten lain juga yang begitu,” katanya.

“Gaji 80 persen yang begini kecil dan tidak menerima TPP, entah sampai kapan status masih CPNS ini,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T., membenarkan bahwa sebelumnya terdapat 39 CPNS yang telah mengikuti Latsar.

“Benar, ada 39 orang yang sudah ikut Latsar. Kami sesuaikan dengan ketersediaan anggaran saat itu. Semuanya dari Dinas Pertanian. Dan 24 orang dari mereka sudah dialihkan statusnya menjadi Pegawai Pusat sebagai Penyuluh Pertanian,” kata Paskalis kepada detiksatu melalui WhatsApp.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lembata berencana menganggarkan pelaksanaan Latsar bagi ratusan CPNS lainnya melalui mekanisme mendahului perubahan APBD.

“Kami rencana anggarkan pada mendahului perubahan ini, kurang lebih 618 orang. Tapi masih koordinasi dengan LAN-RI, karena punya mereka lebih murah,” ujarnya.

Untuk diketahui, Latsar sebagai media pembentukan karakter, mental, serta etika kerja aparatur sipil negara (ASN).

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Reporter: Emanuel Boli
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 618 CPNS Lembata Segera Ikut Latsar, Dijadwalkan Juni atau Juli 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now