Kompetisi robotik nasional yang diselenggarakan oleh PT RACER Robotik Indonesia itu mempertemukan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia dalam sejumlah kategori lomba berbasis robotik dan coding. Ajang tersebut menjadi pengalaman perdana bagi para peserta MIN 9 Jakarta Selatan untuk tampil pada kompetisi robotik tingkat nasional.
MIN 9 Jakarta Selatan mengirimkan lima siswa terbaik dari ekstrakurikuler robotik, yakni Muhammad Ghani Ar Rasyid, Aimar Radinka Faustin, dan Muhammad Rifqi Al Fatih dari kelas 5A, serta Alfarizqi Dzakiandra Putra kelas 2C dan Muhammad Sami Shahab kelas 3C. Kegiatan ekstrakurikuler robotik dibimbing oleh Nuning Setyawati dan Khuzaimah.
Pada perlombaan tersebut, Alfarizqi Dzakiandra Putra mengikuti kategori Kindermission, Muhammad Sami Shahab mengikuti kategori Item Recycle, sedangkan tim yang terdiri dari Ghani, Aimar, dan Rifqi mengikuti kategori Game Maker Kit (GMK).
Meski baru pertama kali mengikuti kompetisi tingkat nasional, para peserta tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tim GMK tampil kompak saat mempresentasikan game yang mereka buat di hadapan dewan juri.
Berdasarkan hasil awarding, Alfarizqi Dzakiandra Putra berhasil meraih Bronze Medal pada kategori Kindermission. Sementara itu, tim Game Maker Kit (GMK) yang terdiri dari Muhammad Ghani Ar Rasyid, Aimar Radinka Faustin, dan Muhammad Rifqi Al Fatih berhasil meraih Silver Medal.
Penanggung jawab ekstrakurikuler robotik MIN 9 Jakarta Selatan, Nuning Setyawati, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja keras para siswa selama mengikuti persiapan hingga perlombaan berlangsung.
“Saya sangat bangga dengan kerja sama dan kerja keras anak-anak duta robotik MIN 9. Dengan waktu latihan yang singkat, mereka tetap mampu tampil maksimal saat berkompetisi,” ujar Nuning.
Kepala MIN 9 Jakarta Selatan, Nony Priany, turut memberikan apresiasi atas capaian para siswa pada ajang nasional tersebut.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MIN 9 Jakarta Selatan. Anak-anak telah menunjukkan keberanian, kreativitas, dan semangat belajar yang luar biasa. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi di bidang teknologi dan robotik,” tutur Nony Priany.
Prestasi yang diraih para siswa tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendorong pengembangan potensi peserta didik di bidang sains dan teknologi, sekaligus memotivasi siswa untuk terus berprestasi di berbagai ajang kompetisi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar