Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Kepulauan Seribu Utara, Yulihardi, beserta jajaran pegawai kecamatan dan unsur lintas sektor, di antaranya perwakilan kelurahan, petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, ibu-ibu PKK Dharma Wanita, serta para tamu undangan lainnya.
Kehadiran Tatang ZM dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Kementerian Agama dengan Pemerintah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dalam memberikan penguatan spiritual, motivasi kerja, dan pembinaan mental kepada aparatur serta masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Tatang ZM yang mendapat undangan dari pihak Kecamatan Kepulauan Seribu Utara memberikan tausiah dan pencerahan keagamaan atas nama Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu. Materi tausiah yang disampaikan berfokus pada pentingnya bekerja dengan ikhlas, menjaga semangat pengabdian, serta memperkuat nilai kebersamaan dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Tatang ZM, setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah dan penuh keikhlasan akan bernilai pahala di sisi Allah SWT. Ia menegaskan bahwa aparatur pemerintah memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Bekerja bukan hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga bentuk pengabdian dan amanah. Jika pekerjaan dilakukan dengan ikhlas, disiplin, dan penuh tanggung jawab, maka insya Allah akan menjadi ladang pahala dan membawa keberkahan dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi antarinstansi demi menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
“Kita semua memiliki tugas dan peran masing-masing, tetapi tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Karena itu, kebersamaan, saling menghargai, dan semangat gotong royong harus terus dijaga,” tuturnya.
Selain memberikan motivasi kerja, Tatang ZM turut mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan kehidupan spiritual. Menurutnya, kesibukan dalam pekerjaan tidak boleh membuat seseorang lalai dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam tausiahnya, ia juga mengajak seluruh aparatur dan peserta yang hadir untuk menjadi penggerak syiar Islam di tengah masyarakat, khususnya menjelang bulan Dzulhijjah dan pelaksanaan ibadah qurban.
“Kita sebagai aparat negara harus menjadi penggerak, teladan, dan pelopor di tengah masyarakat dalam mensyiarkan bulan Dzulhijjah, salah satunya melalui semangat berqurban dan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial serta kebersamaan,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti tausiah dan motivasi yang disampaikan. Kehadiran unsur lintas sektor dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi dan kebersamaan antarinstansi di wilayah Kepulauan Seribu Utara.
Melalui kegiatan pembinaan dan pencerahan ini, diharapkan para pegawai dan peserta yang hadir semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja, menjaga integritas, serta terus menanamkan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan dalam menjalankan tugas sehari-hari.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar