Kegiatan yang dihadiri oleh 18 pasang (36 orang) ini merupakan upaya dalam membangun ketahanan keluarga, memperkuat pemahaman pasangan mengenai kehidupan rumah tangga, serta menanamkan nilai-nilai sakinah, mawaddah, wa rahmah dalam kehidupan berkeluarga.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala KUA Penjaringan, Muhtar Lutfi. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan sosial bagi calon pengantin dalam membangun rumah tangga di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.
"Bimbingan Perkawinan menjadi salah satu langkah preventif untuk mewujudkan keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas," tegasnya.
Memasuki sesi utama, materi bimbingan perkawinan disampaikan oleh dua narasumber berpengalaman, yakni Asep Misbah dan Nurazizah. Materi yang dibahas seputar komunikasi dalam keluarga, penguatan nilai-nilai keislaman dalam rumah tangga, manajemen konflik, serta pengelolaan ekonomi keluarga yang sehat dan berkelanjutan.
Tidak hanya fokus pada bekal psikologis, para peserta juga mendapatkan materi Persiapan Kesehatan Pranikah yang disampaikan oleh Rizky Novianti selaku dokter dari Puskesmas Kecamatan Penjaringan. Ia memberikan meteri mengenai kesehatan reproduksi, pola hidup sehat, serta kesiapan fisik sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan ini, diharapkan para calon pengantin memiliki bekal yang cukup dalam membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan mampu menjadi fondasi sosial yang baik di tengah masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar