Acara pengukuhan ini dihadiri Pj.Sekda, Drs.Immanuel Ndun,M.si, Asisten Administrasi Umum, Silvester Teda Sada, S.Fil, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua/Wakil/Anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Nagekeo, Para Ketua TP-PKK Kecamatan se- Kabupaten Nagekeo serta Pengelola Taman Bacaan Masyarakat se-Nagekeo.
Dalam laporan panitia yang disampaikan Kabid Pembinaan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca pada Dinas Kabupaten Nagekeo, Angela De Merici Bey, SE, mengatakan bahwa Pengukuhan Bunda Paud yang dilaksanakan hari ini, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nagekeo Nomor, 168/KEP/HK/2026 Tanggal 31 Maret 2026 tentang Pengukuhan Ny.Agustina Prawitowati Donatus sebagai Bunda Literasi Kabupaten Nagekeo Periode 2026-2030.
Disebutkan perpustakaan merupakan salah satu pusat informasi dan merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mengakses pengetahuan dan belajar sepanjang hayat _(life long learning)_ oleh masyarakat. "Perpustakaan selain sebagai tempat menyimpan dan melestarikan sumber pengetahuan juga dijadikan tempat aktifitas membaca masyarakat yang dapat diakses secara gratis," sebutnya.
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus dalam sambutannya mengatakan Literasi adalah kunci peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran sepanjang hayat menjadi sarana penting untuk membangun masyarakat yang cerdas dan berbudaya. Namun, minat baca masyarakat masih perlu ditingkatkan lagi.
Dalam konteks ini, menurut Bupati Simplisius, kehadiran Bunda Literasi menjadi sangat penting karena menjadi sosok panutan, motivator, dan motor penggerak yang mampu menanamkan kesadaran membaca mulai dari lingkup keluarga hingga masyarakat luas.
Bupati Simplisius berharap dengan pengukuhan Bunda Literasi juga bertujuan mengkampanyekan gemar membaca, mensosialisasikan pentingnya literasi serta membangun jejaring literasi dari kabupaten hingga desa. Lanjutnya, program yang akan dijalankan mencakup kampanye literasi keluarga, pembentukan pojok baca, wakaf buku, dan festival literasi.
"Harapan kita bersama adalah terbentuknya jejaring Bunda Literasi hingga tingkat desa dan RT, meningkatnya kunjungan perpustakaan, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan literasi," harapnya.
Diakhir sambutannya, Bupati Simplisius berharap dengan dikukuhkannya Bunda Literasi Tahun 2026 ini, gerakan literasi di seluruh pelosok Nagekeo semakin berkembang dan menjadi cahaya penerang bagi generasi penerus, serta memperkuat jati diri bangsa yang berbudaya dan berpengetahuan. Ia juga berharap momentum pengukuhan ini sebagai semangat baru dalam menghidupkan literasi di keluarga, sekolah dan masyarakat.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai gerakan bersama untuk membangun Nagekeo yang cerdas, berbudaya, dan sejahtera melalui literasi," pungkas Bupati Simplisius Donatus.
Sedangkan Bunda Literasi dalam sambutannya mengatakan peristiwa hari ini sebagai momentum baru kebangkitan semangat kolaborasi antara berbagai kelompok kelompok untuk memajukan kualitas Sumber Daya Manusia Nagekeo melalui gerakan meningkatkan minat baca masyarakat dan berbagai program literasi Nagekeo ke depan.
Sebagai Bunda Literasi yang baru dikukuhkan Ny. Agustina Parwitowati Donatus berkomitmen untuk menjadi _role model_ pengembangan literasi melalui satuan pendidikan dan kegiatan kolaboratif lainnya di level masyarakat pada tingkat desa dan kelurahan. Hal ini, seiring dengan semangat Kabupaten Nagekeo yang mendorong Perpustakaan sebagai rumah peradaban dan laboratorium Sumber Daya Manusia.
Menurutnya, pengukuhan hari ini menjadi ikrar awal untuk menjadi semangat baru bagi Bunda Literasi dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui Rencana Pembangunan Jangka Panjang di bidang kualitas SDM Nagekeo.
"Kami mohon dukungan pemerintah dan berbagai lembaga untuk semangat dan komitmen kami," ujarnya.
Ny. Agustina menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo atas terselenggaranya pengukuhan Bunda Literasi.
"Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah mempercayakan kami menjadi bagian integral dalam membingkai literasi menuju kesejahteraan dengan model Bunda Literasi menuju Nagekeo Cerdas," ujar Agustina.
Dirinya juga berharap adanya kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen pemangku kepentingan dalam upaya memajukan literasi Nagekeo serta semua pihak yang dengan caranya sendiri akan menjadi mitra Bunda Literasi Nagekeo untuk bangkit bersama dalam satu spirit dan gerakan Nagekeo cerdas.
Juga Kepada Tim PKK Kabupaten Nagekeo yang akan menjadi pioner untuk bergerak bersama dalam memajukan literasi di Nagekeo. 'Terima kasih banyak untuk dukungan dan perhatiannya. Mari kita gandeng dalam semangat budaya To’o Jogo Waga Sama menuju Nagekeo Cerdas" ajak Agustina.
Setelah pengukuhan dilanjutkan dengan rapat bersama Tim Teknis guna membicarakan tentang Kelompok Kerja Bunda Literasi Nagekeo yang dalam periode ini berkomitmen untuk berjalan bersama dalam kerangka kemitraan dan kolaborasi untuk memajukan literasi Nagekeo.
Reporter: Stefan