Kab.Bogor,detiksatu.com || Masyarakat kawasan Rumpin mengajukan permintaan serius terkait realisasi pembangunan jalan tambang yang telah dijanjikan oleh pemerintah mulai dari tingkat provinsi hingga Pemkab Bogor. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda proses pembangunan dimulai, sementara kondisi jalan yang ada telah sangat menggangu aktivitas sehari-hari warga. Kamis (2/4/26)
Kondisi jalan yang rusak parah dengan lubang-lubang besar dan permukaan yang tidak rata menyebabkan kesulitan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan, baik untuk aktivitas pekerjaan, pendidikan, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, kondisi jalan juga dianggap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan menghambat mobilitas barang serta jasa di kawasan tersebut.
Kadaris RT 03 RW 05 Kelurahan Rumpin, Supriadi, menyampaikan kekhawatiran masyarakat. "Janji pembangunan sudah kami dengar bertahun-tahun lalu, tapi hingga saat ini tidak ada tindakan nyata. Anak-anak sekolah harus berjalan melalui jalan yang berbahaya, pedagang juga kesulitan mengangkut barang. Kami berharap pemerintah segera menangani masalah ini," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum Masyarakat Rumpin, Ahmad Yani, menambahkan bahwa masyarakat telah melakukan berbagai upaya untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari mengirim surat hingga melakukan pertemuan dengan pihak terkait.
"Kami tidak ingin hanya mendapatkan janji kosong. Jalan ini sangat penting untuk kemajuan daerah kita, jadi kami mengharapkan realisasi yang cepat," jelasnya.
Masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan janji pembangunan jalan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendukung perkembangan ekonomi lokal di Rumpin.
Red- hl