Optimalkan Pelayanan, Disnaker Tapteng Tegaskan Kesiapan Kawal CPMI Secara Prosedural: Harapan Baru Kurangi Pengangguran

April 13, 2026 | April 13, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T09:33:43Z
Tapanuli Tengah, detiksatu.com || Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan komitmen serius dalam memberikan proteksi dan pelayanan prima bagi masyarakat yang ingin berkarier di mancanegara. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Tapanuli Tengah berangkat melalui jalur resmi (prosedural) demi menjamin keamanan dan kesejahteraan mereka.

Pemerintah daerah melalui Disnaker kini memperketat sekaligus mempermudah alur administrasi, mulai dari pendataan, verifikasi dokumen, hingga pembekalan akhir. Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi warga yang terjebak oleh oknum penyalur tenaga kerja ilegal yang berisiko tinggi.

Komitmen Pelayanan: Transparansi dan Perlindungan

Kepala Bidang Penempatan dan Penyuluhan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Tapanuli Tengah, Efendi Hutabarat, S.Pd., M.Si, pada hari Senin (13/04/2026), menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap warga negara yang ingin bekerja di luar negeri mendapatkan hak-haknya secara penuh.

Dalam keterangannya, Effendi Hutabarat menyampaikan bahwa Disnaker siap menjadi jembatan bagi masyarakat untuk meraih peluang kerja internasional dengan cara yang aman dan bermartabat.

Kami di Disnaker berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh CPMI. Semua proses dilakukan secara transparan. Kita kawal mulai dari tahap administrasi hingga keberangkatan, agar perlindungan maksimal benar-benar dirasakan oleh warga kita," ujar Effendi Hutabarat dengan penuh antusias.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa keberangkatan tenaga kerja secara resmi bukan sekadar mencari penghidupan, melainkan solusi nyata bagi permasalahan ekonomi di daerah untuk menekan angka pengangguran di Tapanuli Tengah.

Pelayanan Prima: 12 Peserta Jalani Verifikasi Berkas

Kesigapan Disnaker Tapteng dibuktikan dengan aktivitas pelayanan yang intensif pada awal pekan ini. Berdasarkan konfirmasi dengan awak media, Kepala Bidang Bpk. Effendi Hutabarat bersama Pengantar Kerja, Mery Yosepha Manik, SE, terlihat memberikan pelayanan prima dalam proses pengurusan verifikasi berkas penempatan ke luar negeri.

Tercatat pada hari Senin, 13 April 2026, sebanyak 12 orang peserta CPMI hadir untuk menyelesaikan tahapan verifikasi. Proses ini dilakukan dengan teliti guna memastikan seluruh dokumen legalitas terpenuhi sebelum para pekerja diberangkatkan ke negara tujuan.

Harapan Orang Tua: Keamanan adalah Prioritas

Langkah sigap Disnaker ini disambut baik oleh para orang tua calon pekerja. Salah satu orang tua CPMI mengungkapkan rasa syukurnya atas pendampingan yang diberikan oleh pihak dinas. Baginya, legalitas adalah harga mati agar anak-anak mereka tidak terlantar di negeri orang.

"Sebagai orang tua, harapan terbesar kami adalah melihat anak kami sukses dan terlindungi. Kami merasa lebih tenang jika anak kami berangkat secara resmi dan diakui negara," ungkap salah satu wali CPMI.

Langkah Strategis dan Sinergi Media

Di sela-sela koordinasi langsung dengan awak media detiksatu.com, Efendi Hutabarat mengapresiasi peran aktif pers dalam menyebarluaskan informasi edukatif terkait ketenagakerjaan. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk memutus rantai informasi hoaks dari para calo.

"Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan media, khususnya detiksatu.com, yang terus mengawal isu ini. Koordinasi yang baik ini memastikan informasi mengenai prosedur resmi sampai hingga ke pelosok desa. Kami ingin Disnaker Tapteng menjadi rumah yang nyaman bagi para pencari kerja," pungkasnya.

Reporter: Jhon henri silaban 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Optimalkan Pelayanan, Disnaker Tapteng Tegaskan Kesiapan Kawal CPMI Secara Prosedural: Harapan Baru Kurangi Pengangguran

Trending Now