Tanggapan Pemerintah Jayawijaya Video Terhadap Kritik Kinerja Pelayanan PKM Wamena Kota

Redaksi
April 12, 2026 | April 12, 2026 WIB Last Updated 2026-04-12T10:02:48Z
Wamena, detiksatu.com || Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya melalui Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere meninjau langsung proses pelayanan di Puskesmas Wamena Kota, Rabu 12 April 2026. Hal ini dilakukan untuk meminta konfirmasi dari Puskesmas Wamena Kota terkait video yang berdurasi 01:06 menit yang mengkritik kinerja pelayanan Puskesmas Wamena Kota.

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP., M.KP saat meninjau pelayanan di Puskesmas Wamena Kota saat ditemui mengatakan bahwa, ia berterimakasih atas kritikan yang diberikan kepada Pemerintah, tetapi ia berharap kritikan yang membangun dan bermartabat. "Kami meminta agar Warga mengkritik kinerja pemerintah di medsos itu disampaikan secara rasional dan tidak emosional, serta menghindari kata-kata yang menghina atau cacimaki, karena hal tersebut bisa berimplikasi hukum," Ujarnya.

Wabup Ronny juga mengatakan bahwa, Pemerintah Daerah akan bertekad menata diri ke depan dan melakukan pembenahan. Jika terjadi kesalahan atau pelanggaran SOP, maka akan diambil tindakan yang sesuai. "Kami sudah konfirmasi ke Puskesmas Wamena Kota, Pelayanan di Puskesmas Wamena Kota sudah sesuai dengan SOP, tetap ada antrian, tetapi ada Prioritas pasien gawat darurat yang diutamakan, Petugas medis mendahulukan pasien yang sangat urgen atau memerlukan penanganan serius," ucapnya.

Ia juga menyambut baik kritik yang membangun sebagai sarana perbaikan, tetapi disisi lain, harus menekankan pentingnya cara penyampaian kritik yang sopan, bermartabat dan sesuai hukum bahasa. "Kami berharap agar RSUD maupun seluruh puskesmas di Kabupaten Jayawijaya dapat mengikuti SOP dan jam pelayanan, agar pelayanan maksimal dan tidak terburu-buru, sehingga tidak menimbulkan kritik negatif dari masyarakat," tambahnya.

Wabup juga berharap tenaga kerja pelayanan beberapa puskesmas dan RSUD Kota Wamena agar sesuai bidangnya atau skillnya guna meningkatkan kualitas pelayanan. "Kadis kepala puskesmas harus mengecek setiap tenaga kerja, apabila jam kerja ada yang mendapat libur tanpa jadwal Nasional, tolong mendata agar pelayanan ini berjalan optimal. Karena kita di Wamena ini warga berdomisili berbagai daerah, apalagi kita tinggal di pusat provinsi Papua Pegunungan yang terdiri dari 8 kabupaten, sehingga pasien mendapatkan perawatan yang baik dari medis," ujar Wabup Jayawijaya.

Sementara itu, Plt. Kepala Puskesmas Wamena Kota, dr. Samuel Toding mengatakan bahwa kemungkinan video tersebut di ambil pada hari selasa, 7 April 2026, karena memang pengunjung pada hari itu lumayan banyak sekitar 266 orang. "Video tersebut kemungkinan diambil kemarin, memang saat itu banyak pengunjung yang datang sekitar 266 orang baik pasien umum, ibu hamil, anak, pasien VCT dan TB," ucapnya.

Menurutnya, sesuai dengan SOP dan berdasarkan banyaknya pengunjung tentunya mereka terlebih dahulu melakukan screening sebelum di periksa lebih lanjut. "Dari video tersebut, narasinya membutuhkan pelayanan yang cepat, jadi daftar langsung ketemu dokter, itukan tidak bisa karena kita kerja di Pelayanan Publik," ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa jadwal pelayanan di Puskesmas Wamena Kota untuk pendaftaran mulai dari pukul 08.00 hingga jam 11.00, dan seterusnya tetap menyelesaikan seluruh pasien hingga selesai. "Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi dan kondisi pelayanan di Puskesmas Wamena Kota, dan kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan demi kepuasan masyarakat," tutupnya.

Reporter Saranus Kogeya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tanggapan Pemerintah Jayawijaya Video Terhadap Kritik Kinerja Pelayanan PKM Wamena Kota

Trending Now