Dana BOS Puluhan Juta di SDN 7 Dabun Gelang Disorot, APH Didesak Lakukan Pemeriksaan

April 16, 2026 | April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-16T04:39:49Z
Gayo Lues, detiksatu.com || Aparat Penegak Hukum (APH) diminta untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 7 Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Permintaan ini mencuat setelah munculnya sorotan terhadap pola penggunaan anggaran yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan prioritas peningkatan mutu pendidikan.Kamis ( 16/04/2026 )

Berdasarkan data yang dihimpun, sekolah tersebut menerima Dana BOS tahun 2025 sebesar Rp 47.775.000 pada masing-masing tahap pencairan. Sementara pada tahun 2024, dana yang diterima mencapai Rp 45.150.000 per tahap.Dari rincian penggunaan, anggaran untuk pembayaran honor menjadi komponen terbesar. Pada tahun 2024, nilai honor mencapai Rp 19 juta per tahap, sedangkan pada tahun 2025 tercatat Rp 17,75 juta per tahap. Jika dikaitkan dengan jumlah tenaga pendidik dan kependidikan yang berjumlah delapan orang, besaran tersebut dinilai perlu dijelaskan secara rinci untuk menghindari kesalahpahaman publik.

Selain itu, penggunaan dana untuk pengembangan perpustakaan juga menjadi perhatian. Pada tahap pertama, tidak terdapat alokasi anggaran, namun pada tahap kedua justru muncul angka signifikan sebesar Rp 9,7 juta. Pola ini terjadi secara berulang dalam dua tahun terakhir.Sorotan lainnya tertuju pada anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana. Pada tahun 2025 tahap pertama, alokasi mencapai Rp 12,1 juta, namun turun drastis pada tahap kedua menjadi Rp 2,7 juta. Bahkan pada tahun 2024 tahap kedua, tidak terdapat alokasi untuk pemeliharaan.

Di sisi lain, sejumlah pos yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pembelajaran, seperti pengembangan profesi guru, penyediaan alat multimedia, serta kegiatan ekstrakurikuler, tercatat minim bahkan nihil pada beberapa tahap pencairan.Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait efektivitas penggunaan dana BOS dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah tersebut.

Sejumlah pihak berharap APH dapat turun tangan melakukan pemeriksaan guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana negara tersebut.Langkah ini dinilai penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas di sektor pendidikan.Hingga berita ini diturunkan, pihak SD Negeri 7 Dabun Gelang belum memberikan keterangan resmi terkait rincian penggunaan dana BOS tersebut. Upaya konfirmasi kepada kepala sekolah masih terus dilakukan.

Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues juga diharapkan segera memberikan penjelasan serta melakukan pengawasan lebih ketat agar pengelolaan Dana BOS benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.Transparansi menjadi kunci, agar setiap rupiah dana pendidikan tidak hanya tercatat di atas kertas, tetapi juga nyata dirasakan manfaatnya oleh siswa di ruang kelas.

Reporter : Dir
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dana BOS Puluhan Juta di SDN 7 Dabun Gelang Disorot, APH Didesak Lakukan Pemeriksaan

Trending Now