Lebak,detiksatu.com || Direktur Utama PDAM Lebak, Nikmatullah, angkat bicara menanggapi keluhan warga Kebon Kelapa terkait dugaan ketidaksesuaian pencatatan meter air dan kualitas layanan yang dinilai kurang memuaskan. Kamis,(16/4/2026).
Dalam keterangannya, Nikmatullah menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya pada data pencatatan meter dan sistem administrasi penagihan.
“Kami akan lakukan verifikasi ulang terhadap angka meteran pelanggan yang bersangkutan, termasuk mengecek petugas pencatat di lapangan. Jika memang ada kekeliruan, tentu akan kami perbaiki sesuai prosedur,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa perbedaan angka antara meteran di lokasi dengan tagihan bisa saja terjadi akibat beberapa faktor, seperti kesalahan input data, keterlambatan pencatatan, maupun sistem estimasi dalam kondisi tertentu. Namun demikian, pihak PDAM menegaskan tidak akan membiarkan pelanggan dirugikan.
“Prinsip kami, pelayanan harus akurat dan adil. Jika pelanggan terbukti dirugikan, maka akan ada penyesuaian tagihan atau koreksi sesuai hasil verifikasi,” tegasnya.
Terkait keluhan kualitas air yang juga disoroti warga, Nikmatullah menyebut pihaknya akan melakukan evaluasi teknis pada jaringan distribusi di wilayah tersebut guna memastikan standar layanan tetap terpenuhi.
“Kami juga akan cek kualitas air di wilayah Kebon Kelapa. Jika ada penurunan kualitas, tim teknis akan segera melakukan penanganan,” tambahnya.
PDAM Lebak, lanjutnya, membuka ruang pengaduan bagi masyarakat dan mendorong pelanggan untuk segera melapor apabila menemukan kejanggalan, baik terkait tagihan maupun layanan.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan permasalahan yang dikeluhkan warga dapat segera terselesaikan serta menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja dan pelayanan PDAM ke depan.
(Jul)