Kabupaten Nduga — Panitia kegiatan Seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Kabupaten Nduga melakukan pembersihan halaman Kantor Bupati Nduga sebagai bagian dari persiapan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 April mendatang.
Kegiatan servis cleaning tersebut dilakukan atas izin petugas kebersihan tetap Kantor Bupati Nduga, Ridos Kanikmie, bersama 10 anggota honorarium lainnya.
Awalnya, rombongan petugas kebersihan sempat menolak kegiatan tersebut dengan alasan honor petugas kebersihan belum dibayarkan selama empat bulan terakhir.
“Kami petugas kebersihan tetap Kantor Bupati Nduga belum menerima pembayaran selama empat bulan, sehingga awalnya kami tidak mengizinkan panitia membersihkan kantor ini. Namun karena kegiatan ini merupakan kegiatan gereja-gereja di Nduga, maka kami akhirnya mengizinkan panitia bekerja,” ujar Ridos Kanikmie.
Dok kantor Bupati Nduga, sebelum servis cleaning, Panitia Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)
Pembersihan dilakukan karena kondisi Kantor Bupati Kabupaten Nduga sejak pemilihan hingga saat ini tidak menunjukkan aktivitas pemerintahan. Selain itu, beberapa kepala bagian juga tidak berada di kantor, sehingga panitia Seminar dan KKR berinisiatif membersihkan area tersebut.
Ketua Panitia, Pdt. Isak Murib, bersama sejumlah pendeta dan gembala gereja menyampaikan bahwa tujuh denominasi gereja yang tergabung dalam Persekutuan Gereja-Gereja Nduga (PGGN) siap menyukseskan dua kegiatan besar secara bersamaan, yakni Seminar Sehari dan Kebangunan Rohani (KKR).
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 7–9 April di Kabupaten Nduga dengan mengusung tema “Akhir Zaman dan Pemulihan Umat Kabupaten Nduga.”
Ketua Panitia menyampaikan bahwa kebangunan rohani tidak hanya dilakukan melalui doa, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa berkat bagi umat Tuhan di lingkungan tempat Tuhan menempatkan umat-Nya.
“Kami tidak hanya berdoa, tetapi juga melakukan kegiatan fisik sebagai bentuk pelayanan, yakni membersihkan Tenaje Nduga atau Kantor Bupati Nduga,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Usaha Dana, Ev. Yunius Beon, mengatakan bahwa panitia telah menyampaikan surat permohonan kegiatan kepada pemerintah daerah dan kegiatan pembersihan dilakukan sebagai bentuk pelayanan bersama.
“Kami sudah menyampaikan permohonan kepada pemerintah. Hari ini kami bekerja membersihkan kantor agar menjadi berkat bagi gereja maupun pemerintah melalui kegiatan fisik pelayanan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari panggilan iman untuk membersihkan kota tempat Tuhan menempatkan umat-Nya.
Panitia berharap melalui kegiatan pembersihan ini dapat menciptakan kebersihan, ketenangan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat Ndugama, serta menjadi langkah awal doa bagi pemulihan Kabupaten Nduga. (*)
Penulis : Dani Helucha
Sumber : Suaralapago.News